CITE UBL 2017, Kemenkominfo RI dan dan Kepala LAPAN Isi Sesi Talk Show

Dr. Basuki memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus berinovasi. Peserta yang meliputi para pelajar dari SMA/SMK, mahasiswa hingga para dosen dari beberapa perguruan tinggi di Lampung ini turut antusias mengikuti talk show. Hal ini terlihat dari diskusi yang berlangsung dengan saling bertanya terkait solusi dari inovasi yang peserta ajukan.

Hadir Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaluddi yang juga sebagai narasumber kedua pada seminar ini. Dimoderatori Wakil Rektor Bidang Akademik UBL, Dr. Ir. Hery Riyanto, Dr. Basuki mengatakan bahwa kita harus menghadirkan spirit pembangunan yakni inovasi itu sendiri.

“Dengan maraknya persaingan di dunia ini, kita harus mempersiapkan diri untuk terus berfikir maju terkait keadaan yang semakin maju yakni teknologi digital ini. Kita harus menyesuaikan diri dari perubahan-perubahan yang sudah terjadi di era ini dengan menghadirkan inovasi-inovasi,” kata Basuki.

Dr. Basuki juga mengatakan perubahan zaman dari manual hingga digital ini mengguncang dunia. Menurut dia, perubahan ini mengguncang dari segala aspek yakni ekonomi, sosial, budaya hingga politik. Jika tidak digunakan dan dijalankan dengan sebaik-baiknya maka kita akan tenggelam ditelan guncangan-guncangan dari perubahan-perubahan tersebut.

“Yang harus dipikirkan adalah bukan untuk melawan atau menghindar dari perubahan itu, melainkan bagaimana untuk menghadapi perubahan itu sebagai peluang untuk berinovasi, bukan malah menjadi korban perubahan,” kata lelaki lulusan Vanderbilt University, Amerika Serikat ini.

Lelaki kelahiran Yogyakarta pada 1960 ini mengatakan berinovasi pada perubahan itu sangat mudah diucapkan namun susah dirasakan, apalagi dilaksanakan. “Pemanfaatan segala produk teknologi oleh masyarakat kita akhir-akhir ini masih cenderung konsumtif baik secara ekonomi baik sosial,” kata dia.

Hal ini, kata dia, dapat dilihat dari adanya bentuk-bentuk hoax yang memecah belah bangsa ini yang merupakan korban dari teknologi. “Mereka bukan menggunakan teknologi sebagai bentuk inovasi dengan membangun sesuatu yang baru, tapi malah menggunakan teknologi dengan hal-hal yang tak baik,” kata Dr. Basuki Yusuf Iskandar.

Sementara itu, Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin memaparkan berbagai kemajuan teknologi di Indonesia yang mulai bangkit kembali dalam bidang pesawat terbang, satelit dan lainnya. Kemajuan teknologi ini bisa disinergikan oleh semua pihak untuk kepentingan pembangunan. Dia juga mengajak para peserta untuk mari bersama-sama selain terus berinovasi juga turut mengawasi penggunaan-penggunaan teknologi terkait era yang penuh dengan perubahan ini. “Jad, kita untuk mengetahui tujuan dari pemanfaat teknologi itu sangat penting supaya meminimalisir terjadinya penyalahgunaan,” kata dia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *